Kamis, 24 Mei 2018

CERBUNG (Believe or Not #Part 7)

"Loh Kak Dito?"  Mata Debby langsung mengenali wajah seorang kenalannya.
Dialah Dito,  kakak kelasnya semasa SMP sekaligus teman sepermainannya.  Sejak Dito lulus dari SMP,  Debby tak pernah melihatnya lagi.  Teman sepermainannya sedari bocah sampai menjelang remaja pergi tanpa mengucap sepatah kata pun.

"Emm.. Kita ketemu lagi ya"

Debby belum bisa beradaptasi dengan kejadian ini.  Seolah tak percaya dengan apa yang dilihat oleh mata kepalanya sendiri.  "Kenapa kak Dito bisa muncul di sini setelah tidak ada kabar? Kemana saja selama ini? "

"Perkenalkan,  Aku siswa pindahan dari Banjarmasin, Dito Prasetya" Dito mengulurkan tangannga.  "Salam Kenal".  Wajahnya tersenyum.  Debby masih mengenali senyum itu. Senyum yang akan menunjukkan lesung pipit di pipi Dito.  Membuat senyumnya terlihat manis. "Sayang ya,  pertemuan kita kurang bagus.  Harus ku apakan baju kotor ini?"

"Ah,  Katanya tidak apa-apa.  Yang terpenting aku sudah minta maaf" Debby spontan berteriak.  Teriakkannya membuat semua siswa menoleh ke arahnya.

"Hahahaha... Ternyata kamu masih sama seperti dulu.  Bocah yang tak mau kalah.  Tapi sepertinya obrolan kita harus berlanjut lagi.  Nanti aku hubungi" Ucap Dito.  Dia pergi,  meninggalkan banyak pertanyaan dipikiran Debby.  Belum selesai Debby akan rasa penasarannya terhadap Bemby,  muncul lagi seseorang yang menambah beban penasaran dalam dirinya.

"Yang tadi itu siapa Deb? " Rindu yang sedari tadi diam akhirnya bertanya.

"Kakak kelasku dulu sewaktu SMP dan teman sepermainanku.  Rumah kita berdua dekat,  jadi setiap bermain atau belajar selalu bersama" Debby menjawab.  Semua kenangannya terbayang lagi di saat hari-hari yang banyak dilaluinya bersama Dito.  Ia tidak menyangka,  bocah kecil itu muncul lagi di waktu dan tempat yang tidak terduga.


#Day9
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara

2 komentar:

  1. Wah, bagus! Sayang sekali ceritanya cepat berakhir, aku masih mau baca.
    Kunjungi aku juga di

    https://zidkiajadeh.blogspot.co.id/?m=1

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terimakasih sarannya.
      Insyaallah kedepan semakin panjang ceritanya.

      Hapus