"Kabar baik, Bemby itu benar-benar ada. Dia anak kelas 12 IPA2. Siswa pindahan dari Bali" Ucap Rindu melalui pesan singkat yang dikirimnya.
"Terimakasih" Balas Debby singkat.
Rasa penasarannya lambat laut mereda. Firasatnya benar, Bemby adalah orang yang sama dengan Bemby di mimpinya. Sekarang hanya untuk memastikannya lagi, ia akan meminta bantuan Rindu untuk mengenalnya lebih jauh. Koneksi Rindu tersebar di seantero sekolahan. Dengan begitu, rencananya sedikit lebih mudah dilakukan.
"Memangnya benar kalau itu seseorang yang kamu lihat di mimpi? Pastikan lagi" Rindu mulai mengajukan pertanyaan pertamanya. Debby yakin akan ada banyak pertanyaan yang mengatri panjang dipikirannya.
"Untuk sejauh ini keyakinanku masih 50%. Untuk membuatnya 100% yakin, aku memerlukan bantuanmu."
"Tenang. Koneksiku dimana-mana. Tetapi apa ini? bentuknya aneh, semacam Azimat. Tidak mungkin kan sahabatku ini menggunakan benda azimat" Tangan Rindu sudah memegang sebuah kertas dengan berbagai macam tulisan yang tak dipahami.
"Nanti aku beri tahu semuanya. Satu hal yang perlu kamu tahu, ini bukan azimat seperti yang kamu pikirkan sebelumnya. Tanda di kertas ini pasti ada artinya" Debby yang menggambar sendiri tanda itu. Tanda yang diberikan Bemby kepadanya di dalam mimpi. Satu hal yang pasti, semua akan terkuak suatu hari nanti.
#Day4
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar