"Kamu punya rahasia ya?" Tanya rindu di sela-sela pelajaran bahasa Indonesia.
"Tidak ada" Jawab Debby dengan pelan dan hati-hati. Kepekaan guru bahasa Indonesia sudah diakui seluruh sekolah. Ketahuan berdiskusi di luar pelajaran, tamat sudah riwayat Debby dan Rindu.
"Ehem, jujur saja nih. Tadi aku sama Dito lihat kamu sama Bemby lagi janjian buat saling tunggu menunggu. Iya kan? Iya kan?"
Debby menoleh. "Tidak ada, sumpah".
"Bener?"
"iya. Sudah, ini bukan saatnya berdiskusi. Kalau ketahuan bu guru, gimana?"
Rindu mengerti dan tidak mengajukan pertanyaannya lagi.
~~~
Istirahat pertama, Debby sudah diincar oleh Rindu yang tak henti-hentinya penasaran tentang kelanjutan hubungannya dengan Bemby. Beragam pertanyaan yang dipendam sejak pelajaran bahasa Indonesia berlangsung akan dikeluarkan sepuas-puasnya.
"Sebenarnya sejauh mana kamu menyamakan Bemby dengan dia yang ada di dalam mimpimu?, kamu tidak bertanya tentang boneka doraemon yang waktu itu kamu terima? Sudah pasti itu Bemby yang memberikan. Itu sih pemikiranku. Waktu di pantai si Bemby kelihatan menyukaimu Deb" Kata Rindu yang bertanya dengan penuh keseriusan.
Debby tidak pernah berpikir kalau Bemby akan menyukainya seperti yang terlihat di dalam mimpi. Di dalam mimpi sang pangeran yang mirip dengam Bemby memang menyukainya, begitu pula dengan Debby sendiri. Selama ini rasa itu muncul sejak debby menemukan sosok pangeran di mimpinya yang ternyata hadir di dunia nyata. Apa yang dirasakannya sama, karena dua sosok itu terlihat persis. Entah itu kebetulan atau memang takdir, Debby tetap mensyukurinya.
"Tapi bener loh antara aku sama Bemby itu tidak janjian"
"Yang di gerbang itu?"
"Bukan. Aku lagi nunggu ibuku. Semalam dia baru datang dari luar kota. Ibu bawakan oleh-oleh buat kamu. Cuma ketinggalan di rumah. Kalau ketemu Bemby di depan gerbang cuma kebetulan saja" Jawaban Debby memberikan penjelasan dan menghilangkan kecurigaan Rindu tentang hubungan Debby dan Bemby.
"Oh jadi begitu" Rindu paham.
#Day18
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar