Senin, 11 Juni 2018

CERBUNG (Believe or Not #Part 20)

"Ada di rumah?"  Tanya Dito melalui pesan via whatsApp.  Debby membalas pesan Dito dikala keseruannya bercengkrama dengan ayah dan ibunya.

"Tentu.  Kenapa?" balasnya singkat.

"Ngobrol di taman yuk! .  Membosankan sendiri di rumah. Kesepian"

"Baiklah"

Tak berselang lama, Debby keluar dari rumahnya.  Dito sudah menunggu di luar dengan jaket yang membungkus tubuhnya. Suasana hari ini memang dingin.  Namun cuaca cerah setelah siang tadi hujan turun tanpa ampun.
Memerlukan banyak waktu untuk Debby dan Dito bercengkrama.  Membicarakan semua yang telah berlalu dan masa depannya nanti.  Menjelaskan semua yang ingin diketahui Debby.  Bagaimana ia bisa pergi begitu saja tanpa pemberitahuan yang jelas.  Padahal selama itu Debby dan Dito adalah sahabat dekat.  Lebih dekat dengan sahabatnya saat ini,  Rindu.  Tetapi tidak sekalipun Debby memutuskan tali persahabatannya dengan Dito.  Walaupun setelah kepergiaan tanpa kabarnya,  Debby selalu menggerutu dalam hati jika ia tidak akan memiliki sahabat seperti Dito lagi. Kenyataannya,  kembalinya Dito menjadi peristiwa yang ditunggu-tunggu. Sesekali debby menatap rumah yang hanya di isi oleh penjaga laki-laki bernama pak Hasan. Kerinduan kepada dito menjadi sesuatu yang menyesakkan hatinya.  Tidak aneh ketika ia terkaget-kaget melihat Dito kembali,  berdiri dan berbicara dihadapannya dengan tiba-tiba.

"Seharusnya kamu cerita.  Setidaknya bebanmu berkurang.  Selama ini aku yang paling setia mendengar keluh kesahmu. Apalagi yang kamu pikirkan?. Kamu tidak menganggap aku sahabat?  Begitukah? Jika benar,  aku benar-benar kecewa" Ucap debby tanpa henti.  Setelah mendengar semua yang ingin didengarnya.  Debby  merasa bersalah karena selalu salah sangka.  Tidak seharusnya ia berpikir seperti pecundang dan egois.

Dito mendongak,  menatap banyaknya bintang dan satu bulan sabit.  Suara jangkrik menderik,  membelah kesunyian yang yang hanya terjadi sebentar.

"Maafkan aku. Itu saja"

Debby menggeleng.  "Tidak ada yang perlu dimaafkan"

"Baik sekali.  Seperti inilah Debby yang aku kenal.  Yang selalu baik dan terbaik" Ucapannya diakhiri dengan senyuman.

Debby tersenyum dan ucapan dito sedikit menggelitik.  Dito yang dia kenal berubah menjadi sedikit lebih lebay.  Begitulah istilah yang sedang trend saat ini.

"bisakah kamu menemukan rasi bintang di sana? " Debby menunjuk langit.

"Tidak.  Aku hanya melihatnya saja sudah pusing" Dito cekikikan.

"Kamu tetap bodoh.  Seperti biasanya. Hahaha"

Suasanya dingin namun hangat berkat kedekatan mereka.

#Day26
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar