Disepanjang jalan, beberapa ibu terlihat memgeluarkan jemurannya yang tidak terkena matahari seutuhnya. Begitu sibuk, hingga tidak mendengar sapaan dari Debby. Beberapa orang juga mulai beraktivitas keluar rumah. Ada yang melanjutkan jalan-jalannya, ada pengendara yang keluar dari persembunyiaannya dari hujan. Semua itu terjadi juga dengan Debby. Sedari hujan, reda kemudian hujan susulan terjadi, Debby dan Dito berjalan sembari bersembunyi dalam teduhnya payung. Membuka sedikit demi sedikit kenangan yang dahulunya terjadi. Bersyukurnya itu adalah kenangan indah bersama sahabat lamanya, Dito.
"Oh iya. Aku lupa menanyakan satu hal, Dit" Ucap Debby sembari menutup payung yang ia pegang.
"Apa?" Jawab Dito singkat.
"Rumahmu.... "
"Oh rumahku?. Masih rumah yang lama. Rumah yang aku tinggali sejak usia 0 tahun hingga usia sekarang"
"Kenapa aku baru tahu? Kenapa tidak cerita? Jadi sekarang kita masih tetanggaan? Astaga!"
"Hehehe.. Iya aku belum siap saja. Menunggu waktu yang pas. Untuk kejutan nantinya. Besok usiamu sudah 16 tahun kan?" Tanya Dito. Mengejutkan Debby sekaligus karena sahabatnya begitu mengingat hari spesialnya. Padahal Debby sendiri tidak mengingatnya sama sekali.
"Baguslah. Aku lebih leluasa untuk mempertanyakan segala hal yang ingin aku tahu selama ini. Sejak kamu pergi begitu saja dan kembalinya kamu beberapa minggu yang lalu".
"Siap. Sebagai hadiah di usia 16 tahun, Kamu bebas menanyakan apa saja. Bebas sepuas-puasnya" Ucap Dito sambil tersenyum dengan lebarnya.
"Baiklah. Persiapkan jawabanmu"
#Day24
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar