Sebuah Puisi
"Dia"
Hei, siapa dia?
Lelaki tampan di dekat jendela
Raut wajah membuat merona
Duhai, aku dilanda cinta
.....
Hei, lelaki sang perenggut cinta
Aku suka saat kita berjumpa
Saat kita bertatap muka
Juga saat kita mulai berbicara
.....
Aku dilanda cinta
Saat pertama kali berjumpa
Tertancap panah berlumur asmara
Bisa dikatakan menjadi cinta buta
.....
Duhai, lelaki yang penuh pesona
Bisakah aku berharap tiga kata
Yang akan kau ucapkan tanpa derita
"aku cinta kamu" saja
.....
Apakah itu mustahil?
Berharap hasil tidak pernah nihil
Syndrom cinta yang aku derita
Sedikit membuatku merana
......
Dia, dia dan dia.
Membuat hari-hariku semakin suka
Menghilang sudah kata duka
Karena sifatnya yang selalu jenaka
......
Sekarang? Bagaimana dengan dia?
Apakah juga cinta?
Apakah bisa suka?
Bersamaku akan bahagia.
......
#Day23
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara
Tidak ada komentar:
Posting Komentar