Selasa, 05 Juni 2018

Puisi (Energi dari Ibu)

Sebuah Puisi
"Energi dari Ibu "

Aku duduk terpaku
Termangun jua di depan pintu
Dengan hati terbelenggu
Menunggu kehadiran ibu
.....
Dia yang ku sayang
Wajah cantiknya terngiang
Yang tengah berjuang
Pendekar di medan perang
.....
Lama tak bertemu
Kini aku merindu
Yang menyukai warna ungu
Dialah ibu dan ibuku
......
Jam harus tunduk pada hari
Berganti bulan yang iri hati
Lalu tahun merasa dengki
Kapankah akan diakhiri?
......
Ibu,  pulanglah
Saat kau sudah merasa lelah
Aku di sini selalu gundah
Tak bisa lagi berucap lidah
......
Kepada ibu yang tengah berjuang
Kehadiranmu adalah energi
Yang membuatku selalu riang
Sedih,  itu tak akan ada lagi
......
Pulanglah ibu,  aku memohon
Kesendirianku membawa derita
Seperti hutan tak berpohon
Sepi, karena yang tercinta tiada
......
Energi terbaikku adalah ibu
Energi terindah adalah ibu
Energi yang membuatku bangkit
Hingga jauh dari rasa sakit.

#Day20
#RamadhanBerkisah
#PenaJuara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar